Pemerintah Kabupaten Lamongan lamongankab.go.id
KECAMATAN KEMBANGBAHU

KKN Kelompok 12 UPN “Veteran” Jawa Timur Kembangkan Teknologi Tepat Guna “BENADA” untuk Perkuat UMKM Keripik Kangkung Desa Puter

Senin, 10 Agustus 202671x dilihat
Foto: KKN Kelompok 12 UPN “Veteran” Jawa Timur Kembangkan Teknologi Tepat Guna “BENADA” untuk Perkuat UMKM Keripik Kangkung Desa Puter


Pengenalan Mesin Spinner Peniris Minyak “BENADA” Oleh Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur pada Kegiatan Workshop Pembuatan Keripik Kangkung (Dok, Pribadi)


LAMONGAN - Mahasiswa KKN Kelompok 12 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur mengembangkan Teknologi Tepat Guna berupa mesin spinner peniris minyak. Pembuatan dan perancangan dimulai pada 20 Juli 2026 dengan berbagai tahap seperti pengadaan bahan, perakitan, pengujian, hingga penyempurnaan alat yang selesai pada tanggal 27 Juli 2026.


Alat ini pertama kali dikenalkan kepada publik pada tanggal 30 Juli 2026 dalam kegiatan workshop pengolahan keripik kangkung “KRAK KUNG” yang disambut antusias oleh ibu-ibu PKK Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu. Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana edukasi sekaligus praktik penirisan minyak untuk menghasilkan keripik yang lebih berkualitas. 


Teknologi Tepat Guna ini dipilih karena proses penirisan minyak secara biasa masih kurang efektif dalam mengurangi kadar minyak pada keripik kangkung. Selain itu, alat peniris minyak yang di pasaran relatif mahal dan sulit dijangkau UMKM dan warga desa. Teknologi ini diberi nama “BENADA” diambil dari setiap inisial penanggungjawab alat mesin spinner.  


Azrul, sebagai salah satu penanggungjawab mesin spinner mengatakan jika mesin ini menggunakan sistem kontrol dimmer yang kecepatan putarannya dapat diatur sehingga tidak merusak tekstur keripik kangkung yang mudah rapuh. “Kami memutuskan untuk mengembangkan alat peniris minyak ini dengan sistem kontrol dimmer yang mudah dibuat, ekonomis, dan dapat direplikasi oleh pelaku UMKM dan warga desa,” ujar Azrul.

Antusiasme Warga dalam Mempraktikkan Pengolahan Keripik Kangkung serta Penggunaan “BENADA” (Dok. Pribadi)


Dalam workshop yang telah dilaksanakan pada 30 Juli 2026, peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga mempraktikkan penggunaan “BENADA” pada proses produksi keripik kangkung. Peserta diajarkan tahapan pengolahan keripik kangkung mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan adonan, hingga proses penggorengan. Keripik yang telah matang kemudian diproses menggunakan mesin spinner untuk mengurangi kandungan minyak sehingga menghasilkan produk yang lebih renyah dan berkualitas.


Azrul juga menambahkan bahwa mesin spinner “BENADA” bekerja dengan memanfaatkan proses pemutaran cepat untuk membuang minyak berlebih dari keripik. “Kecepatan putaran mesin diatur menggunakan sistem kontrol dimmer agar keripik tidak mudah hancur. Dalam waktu sekitar satu hingga dua menit, minyak berlebih dapat ditiriskan sehingga keripik menjadi lebih renyah, tidak berminyak, lebih higienis, memiliki daya simpan lebih lama, serta tampak lebih menarik untuk dipasarkan agar nilai jual dari keripik kangkung meningkat,” jelas Azrul.


Melalui inovasi ini, diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dan warga desa dalam memanfaatkan potensi lokal yang ada di Desa Puter. Sinergi antara sumber daya desa dan pemanfaatan teknologi juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan usaha yang berkelanjutan.


Penulis: Danisha Aliya Ramadhani, Nisa Ardiansyah


#UMKMDesaPuter #TeknologiTepatGuna #KKNUPNVJT

Baca Juga
Hari Jadi Lamongan ke-457
SP4N-LAPOR!LAPOR PAK YES!LAPOR WBSNomor Telepon Penting